Hambatan ini menyebabkan akumulasi energi yang pada akhirnya dilepaskan dalam bentuk gempa dengan kekuatan yang sangat besar.
Dr. Amien menjelaskan bahwa gempa megathrust berpotensi terjadi di wilayah Indonesia yang berada di zona subduksi, di mana lempeng-lempeng ini bertemu dan berinteraksi secara langsung.
Lalu, Bagaimana dengan Bali? Apakah Terdampak Gempa Megathrust
Berdasarkan penilaian dari BMKG, Bali termasuk wilayah yang relatif aman dari potensi gempa megathrust. Meskipun Bali berada di kawasan yang rawan gempa, prediksi menunjukkan bahwa Bali tidak termasuk dalam jalur utama gempa megathrust yang paling berisiko.
Meski demikian, masyarakat Bali tetap perlu waspada dan siap menghadapi kemungkinan terjadinya gempa, mengingat posisi Bali yang berada di zona lempeng tektonik. Kesiapsiagaan tetap menjadi kunci dalam menghadapi bencana alam yang tidak dapat diprediksi secara pasti.
Walaupun Bali dianggap relatif aman dari ancaman gempa megathrust, penting bagi masyarakat untuk tetap mengikuti perkembangan informasi dari BMKG dan otoritas terkait. Meningkatkan kesiapsiagaan dan pemahaman mengenai potensi bencana tetap menjadi langkah yang bijak.
Selain itu, berbagai pihak juga perlu berperan aktif dalam upaya mitigasi dan edukasi untuk meminimalisir dampak dari bencana yang mungkin terjadi.
Sumber: Balipost